Rabu, 15 September 2010

keajaiban

maaf menelantarkanmu sangat lama, blog... (tanpa 5). ahaha
sebenarnya inspirasi sudah sangat menumpuk. hanya saja mood is empty! ahaha
(maaf bahasa inggris saya kacau)

dan banyak sekali yang ingin saya muntahkan. segala emosi, penat dan keajaiban.
hng~ keajaiban???
ada yang unik tentang keajaiban. terkadang, kita memaknai keajaiban itu dengan sesuatu yang wah...
mungkin itu yang membuat celah kufur nikmat dalam diri kita.
bagaimana dengan bernafas? bertemu dengan teman-teman lalu mereka melempar senyum?? bagaimana dengan seseorang yang pernah membuat luka di hati lalu tiba-tiba dia menyapa kita lalu meminta sejumput maaf dari kita akan semua kekhilafannya? bagaimana dengan berkedip? ahh, kalau pun kita hitung-hitung, nikmat itu tidak akan pernah ada ujungnya. sesuai dengan hadits rasul.
hey, itukah artinya keajaiban adalah nikmat?
mungkin sebagian dari kalian akan menjawab, "ya, nikmat yang sangat luar biasa"
bukankah berkedip juga nikmat yang luar biasa? bernafas? hal-hal yang kita anggap hanya seperti debu di jalanan. saya yakin semua tahu kalau kedua hal yang dijadikan sample itu tidak dapat 'dibuat' oleh manusia. berkedip dengan sempurna. bernafas dengan sempurna. teknologi tercanggih di dunia pun tidak ada yang dapat membuat semua sesempurna itu. dimana kita tidak pernah merasa lelah dengannya. coba hitung, sejak kita diterima di dunia fana ini, berapa kali hembusan nafas kau keluarkan. kau tarik. kalau saja 'saraf otomatis' (atau apalah itu namanya) semua ditarik atau tidak kita miliki, bukan lagi suatu kemungkinan kita akan sangat kelelahan untuk bernafas bahkan berkedip.
itulah keajaiban, kawan. hanya sejumput contoh. dibahas dilain kesempatan lagi (insya Alloh)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar