Selasa, 30 November 2010

Tips Menghadapi Kamar Lembab

Jika Anda tinggal di tempat yang sangat dingin dan jauh dari sinar matahari, mungkin tak asing dengan istilah lembab. Kamar lembab biasanya melahirkan bau yang kurang sedap pada seisi ruangan. Selain sangat menggganggu pengirupan, bau lembab pun tidak baik untuk kesehatan paru-paru. Lembab juga biasanya menyebabkan perabot rumah tangga mudah rusak, terutama perabot yang berasal dari kayu. Jika terlalu lama ruangan tidak mendapatkan sinar matahari, maka lumut-lumut lembab akan menempel pada perabot rumah tangga Anda, lumut-lumut lembab itulah yang menimbulkan bau tidak sedap pada seisi ruangan. Lumut-lumut itu pun perlahan akan menggerogoti perabot rumah tangga Anda sehingga menjadi lemah bahkan jebol dan tidak layak pakai lagi. Tidak jarang semua itu membuat penghuni merasa tidak betah dan bahkan putus asa menghadapinya. Untuk itu, jadikan rumah atau kamar Anda tetap menjadi surga agar tetap merasa nyaman jika berada di dalamnya. Walaupun rumah dan atau kamar Anda jauh dari sinar matahari atau lembab.

Tips mengakalinya adalah:
1. Lapisi seluruh perabot rumah tangga yang terbuat dari kayu dengan plastik, terutama bagian yang akan bersentuhan dengan tembok.
2. Jika ruangan Anda hanya memiliki beberapa jendela, mulailah perbanyak jendela yang disimpan di luar. Meskipun sinar matahari sulit menyapa rumah Anda, namun sinar matahari memiliki sifat yang nyaris sama dengan air, mengisi seluruh ruang. Dapat masuk melalui celah-celah kecil.
3. Sering-seringlah buka pintu. Agar lebih banyak fentilasi. Udara pun bisa membantu mengurangi dampak lembab yang berlebih.
4. Jangan simpan perabot rumah tangga terlalu dekat dengan tembok. Gunakan space.
5. Perbanyak pengharum ruangan. Hal ini sangat penting, karena bau tidak sedap lembab akan sangat menusuk hidung jika tidak memasang pengharum ruangan yang juga menyengat, sehingga bau tidak sedap lembab akan terkalahkan oleh bau pengharum ruangan.
6. Kalau bisa, kurangi perabot yang terbuat dari kayu.
7. Jika tembok Anda pun menyerap lembab tersebut sehingga menodai tembok, pasang papan triplek dengan tetap menggunakan space (tidak bersentuhan langsung dengan tembok) gunakan balok kayu untuk menjadi medium diantaranya. Cat dengan warna yang tidak gelap. Karena warna gelap akan menyebabkan kamar semakin lembab.
8. Hindari peletakan televisi dan alat elektronik lain dengan tembok yang mengalami lembab berlebih, karena akan merusak.
9. Sering-seringlah me-lap papan triplek tersebut dengan kain kering.
10. Usahakan menjaga kamar agar selalu bersih dari tumpahan air, untuk menjaga kekeringan kamar.

Mungkin belum banyak tips yang dapat saya berikan pada kesempatan ini. Jika ada yang memiliki tips selain tersebut di atas, sudi kiranya berbagi ilmu. Semoga bermanfaat…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar