Dari riwayat yang terlanjur rusak
Kita coba ukir toleransi
Di atas perang ideologi
Dua pintu itu adalah keputusan
Berbanding lurus dengan pilihan
Turuti intuisi kepercayaan
Kita berada dalam jembatan bimbang
Percaya bahwa dunia begitu menakutkan dan mempesona
Karena terkadang desain teramat menipu
‘hidup begitu dekat dan ketiadaan begitu megah’
Kau tau kawan?
Ada kalanya kita menikmati kemegahan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar