Rabu, 27 Oktober 2010

Penawar

Telahkah aku keluar dari relMu, Tuhan?
Ketenangan yang dulu di miliki
Perlahan memudar
Telahkah aku mengkhianatiMu, Tuhan?
Senyum yang dulu begitu ikhlas
Kini mulai mengharap pamrih
Telahkah aku buatMu cemburu, Tuhan?
Dulu Tunggal yang kuasai akal
Kini ada bibit baru di dalamnya
Jika air bening itu telah mengeruh
Adakah penawar yang dapat kembalikan semua?
Doa yang dulu begitu khusyu’ terpatri
Kini terbatasi dengan alihan dunia
Biarkan aku menjamahMu lagi, Tuhan

Kamar, 28 October 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar