Rabu, 27 Oktober 2010

Untuk Sang Mantan

Hey, mantan!
‘Hidup begitu dekat
Dan ketiadaan begitu megah’
Bagaimana cerminanmu kini?
Atau bau langkahmu?

Hey, pahlawan hari ayah!
Taukah kau?
Aku tak lagi mengenal ikatan itu
Prinsip yang menyatukanku
Dengan kenangan terakhir bersamamu
Ketika air dan api saling bersahutan
Saat itu
Logika melaju bersama senyum

Tapi aku belum jauh dari taringmu
Aku seakan masih berupa mangsa dalam cakarmu
Bagai puzzle yang belum tersusun
Disini masih banyak hal yang belum selesai

Mata adalah daya yang ampuh
Terlahir istilah dari sebuah pandangan; karna hari itu
Padamu, kulihat amor dan horor
Begitu menyeruak

Kau melangkah keluar
Melalui pintu masuk
Kosong!
Tapi itulah yang membuat kau berarti

Cirebon, 13 November 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar