Sabtu, 05 Februari 2011

untuk pemikir negri


harus bagaimana kusampaikan ini
perihal kebencian
tentang harapan tak berujung

Oh, negri tercintaku, Indonesia!
hingga kilometer berapa kita nyaman
dengan keterbelakangan
dan
kebodohan massal ini

kami tak butuh busa
hasil ucap dusta kalian
petinggi negara yang terhormat!

pernahkah kalian merasa tersiksa
benar-benar tersiksa
ketika waktu termakan jalan?

tidakkah kalian merasa malu
ketika teori berhijab teori
ketika isi dompetmu
telah kau jadikan tuhan

tidakkah lahir gengsi dalam hati
ketika negara tetangga
mendapat hasil lebih darimu
bukankah itu jauh lebih baik
Jika kalian termasuk orang-orang yg berfikir

kami butuh kepastianmu, Tuan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar