Sabtu, 10 Desember 2011

Mengucapkan Selamat Ulang Tahun, Perlukah?


10 Desember 2011
“Ini hari adalah peringatan semakin berkurangnya usiamu.
Bacalah pesan bumi!
Dengarlah amanah surga!
Sesaat, liarkan pandanganmu pada simfoni
yang mengalun indah memecah pertiga malam
Putaran jarum jam yang mengikat penantian, biarkanlah!
Itu semua suatu hari akan dapat kau baca”

Bismillah..
Puisi yang sempat tercipta untuk seorang kawan, ternyata kudapati lagi di hari ini. “Curang! Gak kreatif!” pikirku. Namun di sisi lain, ini jelas menunjukkan bahwa dia masih menyimpan karya kecil ini. Seketika pikiranku berbalik menjadi “terima kasih... :)
Sebab-sebab terciptanya puisi itu tidak lain sebagai pengganti ucapan “selamat ulang tahun”. Entah sejak kapan, aku mulai berpikir tidak akan mengucapkannya lagi. Yang pasti, ucapan itu “sangat tidak perlu” menurutku. Bagaimana tidak. Hari yang dikatakan mereka hari ulang tahun, semoga panjang umur. Hakikatnya adalah hari peringatan semakin berkurangnya jatah usia di dunia. Lazimnya memang mengucapkan dengan untaian doa-doa indah, namun bukankah doa terbaik adalah doa yang tidak diketahui siapa-siapa selain Allah? 

Perayaan ulang tahun awalnya dilakukan oleh orang-orang kafir. Mereka merayakannya karena mereka memang menyukai pesta. Salah satu alasannya selalu, “setahun sekali”. Iya dong, namanya juga ulang tahun, bukan ulang bulan! Dan pesta-pesta itu selalu diwarnai dengan maksiat yang mereka katakan “ungkapan cinta”. “Cinta macam apa yang menjerumuskan orang yang (katanya) dicintai ke dalam mulut genangan api yang cahayanya menjilat-jilat?”.

Hentikan kekonyolan ini!

Kita sebagai muslim, punya sistem hidup sendiri, tradisi yang Nabi Muhammad turunkan, berbeda dari kaum lainnya. Be our self, ukti...akhi...! Termasuk mengucapkan “selamat ulang tahun” yang dilakukan oleh orang-orang kafir, awalnya. Masih ingat dengan hadist yang menyatakan bahwa apabila meniru suatu kaum, maka kita termasuk ke dalamnya? Naudzubillah.. Hendak sampai kapan kita mengikuti mereka?

Mari ganti ucapan selamat ulang tahun dengan doa atau untaian kata yang mengingatkan ia bahwa peringatan berulangnya tanggal lahir itu adalah peringatan yang sangat nyata bahwa kematian SEMAKIN mendekat! Dan kesyukuran tentang masih diberinya kesempatan untuk hidup dan memperbaiki kehidupan. Mencari makna tentang hidup, kehidupan, mati dan kematian.

Semoga bermanfaat. Allahu’alam...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar